Guru NgeBlog

November 1, 2008

Sistem Pernafasan pada Manusia

Filed under: Sistem Pernafasan — gurungeblog @ 3:29 am

Alat-alat pernapasan berfungsi memasukkan udara yang mengandung oksigen dan mengeluarkan udara yang mengandung karbon dioksida dan uap air.
Tujuan proses pernapasan yaitu untuk memperoleh energi. Pada peristiwa bernapas terjadi pelepasan energi

Sistem Pernapasan pada Manusia terdiri atas

o hidung
o faring
o trakea
o bronkus
o bronkiouls
o paru-paru

Rongga Hidung
Pada permukaan rongga hidung terdapat rambut-rambut halus dan selaput lendir yang berfungsi untuk menyaring udara yang masuk ke dalam rongga hidung.

Pangkal Tenggorok
Pangkal tenggorok disusun oleh beberapa tulang rawan yang membentuk jakun. Pangkal tenggorok dapat ditutup oleh katup pangkal tenggorok (epiglotis). Pada waktu menelan makanan, katup tersebut menutup pangkal tenggorok dan pada waktu bernapas katu membuka. Pada pangkal tenggorok terdapat selaput suara yang akan bergetar bila ada udara dari paru-paru, misalnya pada waktu kita bicara.

Batang tenggorok
Batang tenggorok (trakea) terletak di sebelah depan kerongkongan. Di dalam rongga dada, batang tenggorok bercabang menjadi dua cabang tenggorok (bronkus). Di dalam paru-paru, cabang tenggorok bercabang-cabang lagi menjadi saluran yang sangat kecil disebut bronkiolus. Ujung bronkiolus berupa gelembung kecil yang disebut gelembung paru-paru (alveolus).

Paru-paru
Paru-paru terletak di dalam rongga dada. Rongga dada dan perut dibatasi oleh siuatu sekat disebut diafragma. Paru-paru ada dua buah yaitu paru-paru kanan dan paru-paru kiri. Paru-paru kanan terdiri atas tiga gelambir (lobus) yaitu gelambir atas, gelambir tengah dan gelambir bawah. Sedangkan paru-paru kiri terdiri atas dua gelambir yaitu gelambir atas dan gelambir bawah. Paru-paru diselimuti oleh suatu selaput paru-paru (pleura).
Alveolus dalam paru-paru jumlahnya sangat banyak, lebih kurang 300 juta alveolus. Luas permukaan seluruh alveolus diperkirakan 100 kali lebih besar daripada permukaan tubuh. Alveolus dikekelingi pembuluh-pembuluh kapiler darah.
Pertukaran Gas dalam Alveolus
Oksigen yang diperlukan untuk oksidasi diambil dari udara yang kita hirup pada waktu kita bernapas. Pada waktu bernapas udara masuk melalu saluran pernapasan dan akhirnyan masuk ke dalam alveolus. Oksigen yang terdapat dalam alveolus berdifusi menembus dinding sel alveolus. Akhirnya masuk ke dalam pembuluh darah dan diikat oleh hemoglobin yang terdapat dalam darah menjadi oksihemoglobin. Selanjutnya diedarkan oleh darah ke seluruh tubuh.
Oksigennya dilepaskan ke dalam sel-sel tubuh sehingga oksihemoglobin kembali menjadi hemoglobin. Karbondioksida yang dihasilkan dari pernapasan diangkut oleh darah melalui pembuluh darah yang akhirnya sampai pada alveolus Dari alveolus karbon dioksida dikeluarkan melalui saluran pernapasan pada waktu kita mengeluarkan napas.
Dengan demikian dalam alveolus terjadi pertukaran gas yaitu oksigen masuk dan karnbondioksida keluar.

Proses Pernapasan
Bernapas meliputi dua proses yaitu menarik napas atau memasukkan udara pernapasan dan mengeluarkan napas atau mengeluarkan udara pernapasan. Menarik napas disebut inspirasi dan mengeluarkan napas disebut ekspirasi.
Pada waktu menarik napas, otot diafragma berkontraksi. Semula kedudukan diafragma melengkung keatas sekarang menjadi lurus sehingga rongga dada menjadi mengembang. Hal ini disebut pernapasan perut. Bersamaan dengan kontraksi otot diafragma, otot-otot tulang rusuk juga berkontraksi sehingga rongga dada mengembang. Hal ini disebut pernapasan dada.
Akibat mengembangnya rongga dada, maka tekanan dalam rongga dada menjadi berkurang, sehingga udara dari luar masuk melalui hidung selanjutnya melalui saluran pernapasan akhirnya udara masuk ke dalam paru-paru, sehingga paru-paru mengembang.
Pengeluaran napas disebabkan karena melemasnya otot diafragma dan otot-otot rusuk dan juga dibantu dengan berkontraksinya otot perut. Diafragma menjadi melengkung ke atas, tulang-tulang rusuk turun ke bawah dan bergerak ke arah dalam, akibatnya rongga dada mengecil sehingga tekanan dalam rongga dada naik. Dengan naiknya tekanan dalam rongga dada, maka udara dari dalam paru-paru keluar melewati saluran pernapasan.

Kapasitas Paru-paru
Udara yang keluar masuk paru-paru pada waktu melakukan pernapasan biasa disebut udara pernapasan (udara tidal). Volume udara pernapasan pada orang dewasa lebih kurang 500 nl. Setelah kita melakukan inspirasi biasa, kita masih bisa menarik napas sedalam-dalamnya. Udara yang dapat masuk setelah mengadakan inspirasi biasa disebut udara komplementer, volumenya lebih kurang 1500 ml.
Setelah kita melakukan ekspirasi biasa, kita masih bisa menghembuskan napas sekuat-kuatnya. Udara yang dapat dikeluarkan setelah ekspirasi biasa disebut udara suplementer, volumenya lebih kurang 1500 ml.
Walaupun kita mengeluarkan napas dari paru-paru dengan sekuat-kuatnya ternyata dalam paru-paru masih ada udara disebut udara residu. Volume udara residu lebih kurang 1500 ml. Jumlah volume udara pernapasan, udara komplementer, dan udara suplementer disebut kapasitas vital paru-paru.

26 Komentar »

  1. JeLaSiN jg dUnK mAcaM pEnYaKItNyA………
    CePeTan !!!!

    Komentar oleh ady — Desember 3, 2008 @ 12:42 am

  2. kurang lengkap bahasannya
    contoh belum ada contoh penyakit saluran pernapasan atas dan bawah??

    Komentar oleh Dyah Listiyaningsih — Desember 10, 2008 @ 11:32 am

  3. buat donk secara lengkap n lebih detail

    Komentar oleh atler — Desember 13, 2008 @ 6:37 am

  4. Tolong Jelaskan yang lengkap dan detail apa itu sebenarnya tidal, komplimenter dan suplimenter

    Terima Kasih

    Komentar oleh SN1PER Lover — Februari 4, 2009 @ 2:07 pm

  5. benar,itu,benar,benar,benar
    benar sekali
    setuju saya,,,

    Komentar oleh orangjael — Februari 14, 2009 @ 4:22 am

  6. ada penjelasan lain gak tentang silia dalam batang tenggorok?fungsinya buat apa?

    Komentar oleh eima — Februari 25, 2009 @ 11:44 am

  7. Eih ketinggalan thanks buat infonya…ini sangat berguna buat tugas aku…!!

    Komentar oleh eima — Februari 25, 2009 @ 11:45 am

  8. silia pada trakea tumbuh di bagian mana? trus bentuk saluran trakea yang beruas-ruas seperti cincin, apakah ada fungsi khusus?

    Komentar oleh Jeffri — Maret 3, 2009 @ 1:49 pm

  9. apa seh perbedaannya pernapasan pada manusia dan burung?????
    tolong di jawab yaaa….. c ne bt tugas..

    Komentar oleh uyi — Maret 8, 2009 @ 5:34 am

  10. Tolong jelaskan istilah2 dalam sistem pernafasan yyy!!! Kirim ke mumuskokon@ymail.com yaaa!!!

    Komentar oleh Mumus — Juni 17, 2009 @ 4:57 am

  11. Bagaimana sech jalannya pernafasan yang terjadi pada manusia?

    Komentar oleh itje — Juli 22, 2009 @ 12:13 pm

  12. apakah dia fragma itu

    Komentar oleh cici — Agustus 25, 2009 @ 11:16 am

  13. sebenernya apa nama penyakit yg disebabkan oleh duodenum tolong kiriim jawabannya sekarang aku tunggu lo????^_^

    Komentar oleh cici — Agustus 25, 2009 @ 11:20 am

  14. Terminoloy dalam anatomi dan fisiologi tu maksudna gimana sich???
    ku tau dikit sich tapi gak menyeluruh,aq pengen tau lebih detailna lagi….
    tolong dijawab ya,Thank so much….

    Komentar oleh Rolis — September 14, 2009 @ 11:30 am

  15. cukup bagus bwt dipelajari. thx

    Komentar oleh dhe — September 22, 2009 @ 1:23 pm

  16. mksh atas infonya . bnyk membantu untuk PR ! :)

    Komentar oleh dittongss :) — Oktober 5, 2009 @ 11:55 am

  17. Thanks bwat situs Guru Neblog, infonya sngt ngebantu untuk tugas.
    1x lagi Thanks Yea.

    Komentar oleh Naufal — Oktober 7, 2009 @ 6:46 am

  18. yaahh krang lngkap nie…. q btuh bgt wat tgas ….. tlong jlasin dund apa perbdaan udara inspirasi dan udara ekspirasi… makacihh

    Komentar oleh maya khairun nisa — Oktober 7, 2009 @ 1:36 pm

  19. Tolong dong makalah sistem pernafasannya dan prensentasi sitem pernafasan yang detai dan mudah didapat!

    Komentar oleh muhammad Alham — Oktober 13, 2009 @ 1:32 pm

  20. keren :)
    sangat mmbantu…
    trima kasih

    Komentar oleh shinta — Oktober 16, 2009 @ 12:09 pm

  21. wah dah bgs penjelasannya n kalau bisa lebih detail lagi donk kalo perlu dengan gambarnya biar letak2nya kita tw jga..
    ok

    Komentar oleh will — Oktober 16, 2009 @ 1:43 pm

  22. BaguuS… Sgt mmbntu gw dlm ngerjaain tugas..thanks Ya,,
    Tpi,, penjelasanx KrG DetaiL Nc ..

    Komentar oleh desy — Oktober 28, 2009 @ 4:15 am

  23. boleh tanya g??? ,
    knp kalo kita bernapas di dpn kaca, kacaitu akan ada embunnya???
    ,,,jawab yaaaaa….!!!!!! makasih! :)

    Komentar oleh Vidya — Oktober 29, 2009 @ 7:14 am

  24. thank’s ya……

    Komentar oleh ASTRIAN THE RELIC — Maret 13, 2011 @ 10:48 am

  25. udah bagus penjelasannya…tapi kayaknya ad yg salah dech.
    udara residu itu 1000cc jd kapasitas vital paru 3500cc

    Komentar oleh cah_ayyu — Maret 19, 2011 @ 9:13 pm

  26. ow jadi mudeng klo gini ha,ha,ha aku memang suka bercanda koq ha,ha,ha……stt belajar yang serius yaw klo enggak jadi bloon lho ha,ha,ha ^_^

    Komentar oleh natasya pearl — Agustus 9, 2011 @ 12:12 pm


Umpan RSS untuk komentar-komentar pada tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Tema: Rubric. Blog pada WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 74 pengikut lainnya.