Guru NgeBlog

November 10, 2008

Mengenal Seluk Beluk Phylum Porifera

Filed under: Klasifikasi — gurungeblog @ 7:41 am
Tags: , , , ,
porifera

porifera

Porifera dalam bahasa latin , porus artinya pori, sedangkan fer artinya membawa.Porifera adalah hewan multiseluler atau metazoa yang paling sederhana.Karena hewan ini memiliki ciri yaitu tubuhnya berpori seperti busa tau spons sehinggaporifera disebut juga sebagai hewan spons.

Ciri Tubuh
Ciri tubuh Porifera meliputi ukuran, bentuk, struktur dan fungsi tubuh.

Ukuran dan bentuk
Ukuran porifera sangat beragam.Beberapa jenis porifera ada yang berukuran sebesar butiran beras,
sedangkan jenis yang lainnya bisa memiliki tinggi dan diameter hingga 2 meter.
Tubuh porifera pada umumnya asimetris atau tidak beraturan meskipun ada yang simetris radial.
Bentuknya ada yang seperti tabung, vas bunga, mangkuk, atau bercabang seperti tumbuhan.
Tubuhnya memiliki lubang-lubang kecil atau pori(ostium).Warna tubuh bervariasi, ada yang berwarna pucat,
dan ada yang berwarna cerah, seperti merah, jingga, kuning bahkan ungu.

Struktur dan fungsi tubuh

struktur tubuh-porifera

struktur tubuh-porifera

Tubuh porifera belum membentuk jaringan dan organ sehingga porifera dikelompokkan dalam protozoa.
Permukaan luar tubuhnya tersusun dari sel-sel berbentuk pipih dan berdiding tebal yang disebut pinakosit.
Pinakosit berfungsi sebagai pelindung.Diantara pinakosit terdapat pori-pori yang membentuk saluran air yang bermuara di spongosol atau rongga tubuh.Spongosol dilapisi oleh sel “berleher” yang memiliki flagelum, yang disebut koanosit.Flagelum yang bergerak pada koanosit berfungsi untuk membentuk aliran air saru arah sehingga air yang mengandung makanan dan oksigen masuk melalui pori ke spongosol.Di spongosol makanan ditelan secara fagositosis dan oksigen diserap secara difusi oleh koanosit.Sisa pembuangan dikeluarkan melalui lubang yang disebut oskulum.
Zat makanan dan oksigen selalin digunakan oleh koanosit, sebagian juga ditransfer secara difusi ke sel-sel yang selalu bergerak seperti amoeba, yaitu amoebosit (sel amoeboid).Fungsinya pun sama yaitu mengedarkan makan dan oksigen keseluruh sel-sel tubuh lainnya.

Cara hidup dan Habitat
Porifera hidup secara heterotof.Makananya adalah bakteri dan plankton.Makanan yang masuk kedalam tubuhnya berbentuk cairan.Pencernaan dilakukan secara intraseluler di dalam koanosit dan amoebosit.Habitat porifera umumnya di laut, mulai dari tepi pantai hingga laut dengan kedalaman 5 km.Sekitar 150 jenis porifera hidup di ait tawar, misalnya Haliciona dari kelas Demospongia.Porifera yang telah dewasa tidak dapat berpindah tempat (sesil), hidupnya menempel pada batu atau benda lainya di dasar laut.Karena porifera yang bercirikan tidak dapat berpindah tempat, kadang porifera dianggap sebagai tumbuhan.

Reproduksi
Porifera melakukan reproduksi secara aseksual maupun seksual.Reproduksi secara aseksual terjadi dengan pembentukan tunas dan gemmule.Gemmule disebut juga tunas internal.Gemmule dihasilkan hanya menjelang musim dingin di dalam tubuh porifera yang hidup di air tawar.Porifera dapat membentuk individu baru dengan regenerasi.Reproduksi seksual dilakukan dengan pembentukan gamet (antara sperma dan ovum).Ovum dan sperma dihasilkan oleh koanosit.Sebagian besar Porifera menghasilkan ovum dan juga sperma pada individu yang sama sehingga porifera bersifat Hemafrodit.

Klasifikasi porifera
Berdasarkan bahan penyusun rangkanya, porifera diklasifikasikan menjadi tiga kelas, yaitu Hexactinellida atau Hyalospongiae, Demospongiae, dan Calcarea (Calcisspongiae).

Hexactinellida (Hyalospongiae)
Hexactinellida (dalam bahasa yunani, hexa = enam) atau Hyalospongiae (dalam bahasa yunani, hyalo = kaca/transparan, spongia = spons) memiliki spikula yang tersusun dari silika.Ujung spikula berjumlah enam seperti bintang.Tubuhnya kebanyakan berwarna pucat dengan bentuk vas bunga atau mangkuk.Tinggi tubuhnya rata-rata 10-30 cm dengan saluran tipe sikonoid.Hewan ini hidup soliter di laut pada kedalaman 200 – 1.000 m.Contoh Hexactinellida adalah Euplectella.

Demospongiae

Niphates digitalis

Demospongiae ( dalam bahasa yunani, demo = tebal, spongia = spons) memiliki rangka yang tersusun dari serabut spongin.
Tubuhnya berwarna cerah karena mengandung pigmen yang terdapat pada amoebosit.Fungsi warna diduga untuk melindungi tubuhnya dari sinar matahari.Bentuk tubuhnya tidak beraturan dan bercabang.Tinggi dan diameternya ada yang mencapai lebih dari 1 meter.Seluruh Demospongiae memiliki saluran air tipe Leukonoid.Habitat Demospongiae umumnya di laut dalam maupun dangkal, meskipun ada yang di air tawar.Demospongiae adalah satu-satunya kelompok porifera yang anggotanya ada yang hidup di air tawar.Demospongiae merupakan kelas terbesar yang mencakup 90% dari seluruh jenis porifera.
Contoh Demospongiae adalah spongia, hippospongia dan Niphates digitalis.

Calcarea (Calcisspongiae)
Calcarea (dalam latin, calcare = kapur) atau Calcispongiae (dalam latin, calci = kapur, spongia = spons) memiliki rangka yang tersusun dari kalsium karbonat.Tubuhnya kebanyakan berwarna pucat dengan bentuk seperti vas bunga, dompet, kendi, atau silinder.Tinggi tubuh kurang dari 10 cm.Struktur tubuh ada yang memiliki saluran air askonoid, sikonoid, atau leukonoid.
Calcarea hidup di laut dangkal, contohnya sycon, Clathrina, dan Leucettusa lancifer.
Berikut bentuk tipe saluran air dari porifera : askonoid, sikonoid, dan leukonoid

Peran Porifera dalam Kehidupan Manusia
Beberapa jenis porifera seperti spongia dan hippospongia dapat digunakan sebagai spons mandi dan alat gosok.Namun, spons mandi yang banyak digunakan umumnya adalah spons buatan, bukan berasal dari kerangka porifera.Zat kimia yang dikeluarkannya memiliki potensi obat penyakit kanker dan penyakit lainnya.

29 Komentar »

  1. terimakasih, tulisan anda bagus dan memberi bayak pengetahuan luas dan sangat membantu menyelesaikan tugas anak saya, dan mudah – mudahan sangat bermanfaat bagi kita semua.

    Komentar oleh nunung.w — November 20, 2008 @ 12:43 pm

  2. Terima kasih, akan lebih baik lagi kalau ada banyak org yang lebih peduli pada lingkungan.

    Komentar oleh maro — Januari 10, 2009 @ 4:15 am

  3. makasih ya pak, saya bisa dapat bahan presentasi untuk pelajaran sekolah.
    pak.ada yg mw saya tanyakan.
    apa yang terjadi dengan ekosistem laut apabila porifera punah?
    apakah sama atau beda porifera dgn terumbu karang?

    Komentar oleh muthi — Februari 11, 2009 @ 7:52 am

  4. Makasih ya pak,,
    Ini sangat berguna untuk tugas sekolah saya,,
    Saya minta ijin untuk copy..
    Sekali lagi, terima kasih..

    Komentar oleh Natasha — Februari 13, 2009 @ 3:37 pm

  5. wah ini sama yak dibuku aku
    aku nyari peran nya
    disitu kan ada kata” zat kimia
    nah zat kimia disitu apa ych
    aku bingung
    dibuku aku gak ada
    alnya buku aku sama yak artikel ini

    Komentar oleh akane — Februari 22, 2009 @ 10:05 am

  6. thanx pak.
    minta copy ya. . .

    bwat tugas bologi nih

    makasi bgt pak

    Komentar oleh hendra522 — Februari 22, 2009 @ 11:12 am

  7. makacii ya pak/bu..
    tulisannya bgs bgt….
    sgt membantu dlm mengerjakan tgas biologi..

    Komentar oleh Iffah — Februari 28, 2009 @ 4:13 am

  8. ka sukses ya.. ni blog piunya ka alba bukan? ni asih… sukses ya ka

    Komentar oleh asih — Maret 24, 2009 @ 1:14 pm

  9. makasih y,,,coba ja ada sstem ekskresinya…
    biar lebih lengkap…….hehehe

    Komentar oleh dyan — Maret 31, 2009 @ 9:51 am

  10. Makasih banyak ya pak..

    ngebantu banget buat ulangan biologi

    minta copy yaa..

    Komentar oleh Anthi — Maret 31, 2009 @ 11:15 am

  11. thanx lumayan ngebantu ne blog na……………

    Komentar oleh avriel — April 1, 2009 @ 4:25 am

  12. Lagi dapet tugas Biologi mengenai Porifera.

    Komentar oleh Pras — April 6, 2009 @ 9:43 am

  13. eh… maaf, isinya kok sama persis ama biologi SMA klas 1 punya Diah Aryulina terbitan Esis ya???

    Komentar oleh Aiz — April 12, 2009 @ 11:50 am

  14. makaciii yaaa…
    lagi dapet tugas ne tentang porifera
    sistem ekskresinya mana???
    mau dunkzz
    alnya itu yang jadi tugas utama tu
    mau yaaaaa
    pliiiizzzz

    Komentar oleh cutezz — April 17, 2009 @ 3:40 pm

  15. saya mau minta izin ngopy y

    Komentar oleh uthe — Juni 6, 2009 @ 5:02 am

  16. wah singkat banget tapi penjelasannya coba di jelasin mekanisme mendapatkan makanan pada porifera

    Komentar oleh saipul bahri — Juni 18, 2009 @ 2:54 am

  17. thank pak yea
    tas artikel nya ne

    Komentar oleh aldy — Juli 16, 2009 @ 12:27 pm

  18. trmakasih bnyak ya situs ini sngat brmanfaat bagi saya,,izin copy yaa…

    Komentar oleh Zaonk — Juli 27, 2009 @ 6:46 am

  19. terima kasih banyak pak, saya izin copy ya pak..
    saya jadikan literatur untuk tugas biodiversitas hewan.
    jazakallahu khairan.

    Komentar oleh syifa khusnuzon — Oktober 2, 2009 @ 3:25 am

  20. TNX banget, kebetulan banet lagi gw nyariin tengtang Porifera..

    respect..

    Komentar oleh Ze LOPCE — Oktober 14, 2009 @ 2:30 pm

  21. alhamdulillah tugas ku terbantu…

    Komentar oleh agung075 — Oktober 22, 2009 @ 1:42 pm

  22. ada g yang ngebahas tiap spesiesnya secara rinci? aku butuuuuh banget

    Komentar oleh Diar — Oktober 26, 2009 @ 5:33 am

  23. Thank`s sngat membantu saya…..

    Komentar oleh jemry — April 12, 2010 @ 4:37 am

  24. terima kasih
    tulisan anda membantu tugas sekolah saya

    Komentar oleh intan — Maret 15, 2011 @ 7:51 am

  25. isinya bagus… tapi tolong dilengkapi lagi yaa biar wawasan kami tentang demospongia brtmbah!

    Komentar oleh fatmawati — Maret 19, 2011 @ 5:28 am

  26. materi yang disampaikan cocok dengan tugas saya thanks.

    Komentar oleh fatmawati — Maret 19, 2011 @ 5:38 am

  27. danke schion
    buat tugas bagus sekali ini, lengkap

    Komentar oleh urdun — April 2, 2011 @ 11:27 pm

  28. Makasii bxk..
    Mmbntu sekali bwt bhan prsntsiq..:)

    Komentar oleh Liina candra — April 15, 2011 @ 6:39 am

  29. trimakasih….aku izin copy ya

    Komentar oleh aisyah — April 26, 2011 @ 12:15 pm


Umpan RSS untuk komentar-komentar pada tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Tema: Rubric. Blog pada WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 74 pengikut lainnya.