Guru NgeBlog

November 22, 2008

Sistem pencernaan makanan pada manusia

sistem-pencernaan

sistem-pencernaan

Sistem pencernaan makanan pada manusia terdiri dari beberapa organ, berturut-turut dimulai dari
1. Rongga Mulut,
2. Esofagus
3. Lambung
4. Usus Halus
5. Usus Besar
6. Rektum
7. Anus.

Rongga Mulut

rongga-mulut

rongga-mulut

Mulut merupakan saluran pertama yang dilalui makanan. Pada rongga mulut, dilengkapi alat pencernaan dan kelenjar pencernaan untuk membantu pencernaan makanan. Pada Mulut terdapat :
a.Gigi
Memiliki fungsi memotong, mengoyak dan menggiling makanan menjadi partikel yang kecil-kecil. Perhatikan gambar disamping.
b..Lidah
Memiliki peran mengatur letak makanan di dalam mulut serta mengecap rasa makanan.
c..Kelenjar Ludah
Ada 3 kelenjar ludah pada rongga mulut. Ketiga kelenjar ludah tersebut menghasilkan ludah setiap harinya sekitar 1 sampai 2,5 liter ludah. Kandungan ludah pada manusia adalah : air, mucus, enzim amilase, zat antibakteri, dll. Fungsi ludah adalah melumasi rongga mulut serta mencerna karbohidrat menjadi disakarida.

Esofagus (Kerongkongan)
Merupakan saluran yang menghubungkan antara rongga mulut dengan lambung. Pada ujung saluran esophagus setelah mulut terdapat daerah yang disebut faring. Pada faring terdapat klep, yaitu epiglotis yang mengatur makanan agar tidak masuk ke trakea (tenggorokan). Fungsi esophagus adalah menyalurkan makanan ke lambung. Agar makanan dapat berjalan sepanjang esophagus, terdapat gerakan peristaltik sehingga makanan dapat berjalan menuju lambung

Lambung

lambung

lambung

Lambung adalah kelanjutan dari esophagus, berbentuk seperti kantung. Lambung dapat menampung makanan 1 liter hingga mencapai 2 liter. Dinding lambung disusun oleh otot-otot polos yang berfungsi menggerus makanan secara mekanik melalui kontraksi otot-otot tersebut. Ada 3 jenis otot polos yang menyusun lambung, yaitu otot memanjang, otot melingkar, dan otot menyerong.
Selain pencernaan mekanik, pada lambung terjadi pencernaan kimiawi dengan bantuan senyawa kimia yang dihasilkan lambung. Senyawa kimiawi yang dihasilkan lambung adalah :

  • Asam HCl ,Mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin. Sebagai disinfektan, serta merangsang pengeluaran hormon sekretin dan kolesistokinin pada usus halus
  • Lipase , Memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol. Namun lipase yang dihasilkan sangat sedikit
  • Renin , Mengendapkan protein pada susu (kasein) dari air susu (ASI). Hanya dimiliki oleh bayi.
  • Mukus , Melindungi dinding lambung dari kerusakan akibat asam HCl.

Hasil penggerusan makanan di lambung secara mekanik dan kimiawi akan menjadikan makanan menjadi bubur yang disebut bubur kim.

Fungsi HCI Lambung :
1. Merangsang keluamya sekretin
2. Mengaktifkan Pepsinogen menjadi Pepsin untuk memecah protein.
3. Desinfektan
4. Merangsang keluarnya hormon Kolesistokinin yang berfungsi merangsang empdu mengeluarkan getahnya.

Usus Halus

usus-halus

usus-halus

Usus halus merupakan kelanjutan dari lambung. Usus halus memiliki panjang sekitar 6-8 meter. Usus halus terbagi menjadi 3 bagian yaitu duodenum (± 25 cm), jejunum (± 2,5 m), serta ileum (± 3,6 m). Pada usus halus hanya terjadi pencernaan secara kimiawi saja, dengan bantuan senyawa kimia yang dihasilkan oleh usus halus serta senyawa kimia dari kelenjar pankreas yang dilepaskan ke usus halus.
Senyawa yang dihasilkan oleh usus halus adalah :

  • Disakaridase Menguraikan disakarida menjadi monosakarida
  • Erepsinogen Erepsin yang belum aktif yang akan diubah menjadi erepsin. Erepsin mengubah pepton menjadi asam amino.
  • Hormon Sekretin Merangsang kelenjar pancreas mengeluarkan senyawa kimia yang dihasilkan ke usus halus
  • Hormon CCK (Kolesistokinin) Merangsang hati untuk mengeluarkan cairan empedu ke dalam usus halus.

Selain itu, senyawa kimia yang dihasilkan kelenjar pankreas adalah :

  • Bikarbonat Menetralkan suasana asam dari makanan yang berasal dari lambung
  • Enterokinase Mengaktifkan erepsinogen menjadi erepsin serta mengaktifkan tripsinogen menjadi tripsin. Tripsin mengubah pepton menjadi asam amino.
  • Amilase Mengubah amilum menjadi disakarida
  • Lipase Mencerna lemak menjadi asam lemak dan gliserol
  • Tripsinogen Tripsin yang belum aktif.
  • Kimotripsin Mengubah peptone menjadi asam amino
  • Nuklease Menguraikan nukleotida menjadi nukleosida dan gugus pospat
  • Hormon Insulin Menurunkan kadar gula dalam darah sampai menjadi kadar normal
  • Hormon Glukagon Menaikkan kadar gula darah sampai menjadi kadar normal

PROSES PENCERNAAN MAKANAN
Pencernaan makanan secara kimiawi pada usus halus terjadi pada suasana basa. Prosesnya sebagai berikut :
a. Makanan yang berasal dari lambung dan bersuasana asam akan dinetralkan oleh bikarbonat dari pancreas.
b. Makanan yang kini berada di usus halus kemudian dicerna sesuai kandungan zatnya. Makanan dari kelompok karbohidrat akan dicerna oleh amylase pancreas menjadi disakarida. Disakarida kemudian diuraikan oleh disakaridase menjadi monosakarida, yaitu glukosa. Glukaosa hasil pencernaan kemudian diserap usus halus, dan diedarkan ke seluruh tubuh oleh peredaran darah.
c. Makanan dari kelompok protein setelah dilambung dicerna menjadi pepton, maka pepton akan diuraikan oleh enzim tripsin, kimotripsin, dan erepsin menjadi asam amino. Asam amino kemudian diserap usus dan diedarkan ke seluruh tubuh oleh peredaran darah.
d. Makanan dari kelompok lemak, pertama-tama akan dilarutkan (diemulsifikasi) oleh cairan empedu yang dihasilkan hati menjadi butiran-butiran lemak (droplet lemak). Droplet lemak kemudian diuraikan oleh enzim lipase menjadi asam lemak dan gliserol. Asam lemak dan gliserol kemudian diserap usus dan diedarkan menuju jantung oleh pembuluh limfe.

Usus Besar (Kolon)

usus-besar

usus-besar

Merupakan usus yang memiliki diameter lebih besar dari usus halus. Memiliki panjang 1,5 meter, dan berbentuk seperti huruf U terbalik. Usus besar dibagi menjadi 3 daerah, yaitu : Kolon asenden, Kolon Transversum, dan Kolon desenden. Fungsi kolon adalah :
a. Menyerap air selama proses pencernaan.
b. Tempat dihasilkannya vitamin K, dan vitamin H (Biotin) sebagai hasil simbiosis dengan bakteri usus, misalnya E.coli.
c. Membentuk massa feses
d. Mendorong sisa makanan hasil pencernaan (feses) keluar dari tubuh. Pengeluaran feses dari tubuh ddefekasi.

Rektum dan Anus
Merupakan lubang tempat pembuangan feses dari tubuh. Sebelum dibuang lewat anus, feses ditampung terlebih dahulu pada bagian rectum. Apabila feses sudah siap dibuang maka otot spinkter rectum mengatur pembukaan dan penutupan anus. Otot spinkter yang menyusun rektum ada 2, yaitu otot polos dan otot lurik.
Gangguan Sistem Pencernaan
• Apendikitis-Radang usus buntu.
• Diare- Feses yang sangat cair akibat peristaltik yang terlalu cepat.
• Kontipasi -Kesukaran dalam proses Defekasi (buang air besar)
• Maldigesti-Terlalu banyak makan atau makan suatu zat yang merangsang lambung.
• Parotitis-Infeksi pada kelenjar parotis disebut juga Gondong
• Tukak Lambung/Maag-”Radang” pada dinding lambung, umumnya diakibatkan infeksi Helicobacter pylori
• Xerostomia-Produksi air liur yang sangat sedikit
Gangguan pada sistem pencernaan makanan dapat disebabkan oleh pola makan yang salah, infeksi bakteri, dan kelainan alat pencernaan. Di antara gangguan-gangguan ini adalah diare, sembelit, tukak lambung, peritonitis, kolik, sampai pada infeksi usus buntu (apendisitis).
Diare
Apabila kim dari perut mengalir ke usus terlalu cepat maka defekasi menjadi lebih sering dengan feses yang mengandung banyak air. Keadaan seperti ini disebut diare. Penyebab diare antara lain ansietas (stres), makanan tertentu, atau organisme perusak yang melukai dinding usus. Diare dalam waktu lama menyebabkan hilangnya air dan garam-garam mineral, sehingga terjadi dehidrasi.
Konstipasi (Sembelit)
Sembelit terjadi jika kim masuk ke usus dengan sangat lambat. Akibatnya, air terlalu banyak diserap usus, maka feses menjadi keras dan kering. Sembelit ini disebabkan karena kurang mengkonsumsi makanan yang berupa tumbuhan berserat dan banyak mengkonsumsi daging.
Tukak Lambung (Ulkus)
Dinding lambung diselubungi mukus yang di dalamnya juga terkandung enzim. Jika pertahanan mukus rusak, enzim pencernaan akan memakan bagian-bagian kecil dari lapisan permukaan lambung. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadinya tukak lambung. Tukak lambung menyebabkan berlubangnya dinding lambung sehingga isi lambung jatuh di rongga perut. Sebagian besar tukak lambung ini disebabkan oleh infeksi bakteri jenis tertentu.
Beberapa gangguan lain pada sistem pencernaan antara lain sebagai berikut: Peritonitis; merupakan peradangan pada selaput perut (peritonium).
Gangguan lain adalah salah cerna akibat makan makanan yang merangsang lambung, seperti alkohol dan cabe yang mengakibatkan rasa nyeri yang disebut kolik. Sedangkan produksi HCl yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya gesekan pada dinding lambung dan usus halus, sehingga timbul rasa nyeri yang disebut tukak lambung. Gesekan akan lebih parah kalau lambung dalam keadaan kosong akibat makan tidak teratur yang pada akhirnya akan mengakibatkan pendarahan pada lambung.
Gangguan lain pada lambung adalah gastritis atau peradangan pada lambung. Dapat pula apendiks terinfeksi sehingga terjadi peradangan yang disebut apendisitis.
.

36 Komentar »

  1. Waah jadi inget masa-masa smp/sma nih pak…hee..hee…bagus pak.

    Komentar oleh sono — November 23, 2008 @ 1:50 pm

  2. kalau boleh, saya minta tolong dong.
    tolong hadirkan gambar dan keterangannya faring, kerongkongan, pangkreas dan kantung empedu.
    kalau bisa secepatnya, soalnya tugas ni dikasih mendadak sama guru shandy.

    sebelumnya, makasih.

    Komentar oleh shandy — Desember 6, 2008 @ 10:58 am

  3. ngebantu neh.. katrol ahh.. :)

    Komentar oleh maswa2n — Desember 18, 2008 @ 6:24 am

  4. bagusss, ngebantuu tugass saya…

    Komentar oleh dwi — Desember 19, 2008 @ 8:17 am

  5. trims banyak pak..
    situs ini sangat membantu saya dalam melengkapi catatan biologi……
    trimakasih banyak pak..

    Komentar oleh anisah pratiwi — Desember 28, 2008 @ 3:38 am

  6. sip deh

    Komentar oleh anjastyle — Januari 7, 2009 @ 2:03 pm

  7. thanks buat materi’a…

    tapi,, bagian kelenjar ludah’a kurang lengkap…

    Komentar oleh hekmatyar — Januari 29, 2009 @ 6:36 am

  8. gi mana ya kalau d tambhkan tentang hubungan makanan dengan kesehatan manusia…truzz d tambah informasi seputar dunia pendidikan ..and g mana law kta mo jadi anggota TOBI

    Komentar oleh sman 4 curup — Januari 31, 2009 @ 6:29 am

  9. makasih,,
    bermanfaat sekali coz besok aku bakalan pleno..
    mo nanya nih,,
    kenapa mikroorganisme penyebab diare kebanyakan menyerang usus halus??

    Komentar oleh rona — Februari 15, 2009 @ 11:35 am

  10. Syukron mas..
    sip!!

    Komentar oleh Falaky — Februari 16, 2009 @ 2:22 am

  11. tolong kirimkan bagaimana prosesnya please cz tugasx bsok dkumplin

    Komentar oleh ada — Februari 19, 2009 @ 12:44 pm

  12. makasi banyak ya ak jadi lbh ngerti
    bravo pendidikan

    Komentar oleh ester — April 19, 2009 @ 9:11 am

  13. AsLm.
    Saya Mau Bertanya Pak!
    Kalau SISTEM PENCERNAAN PADA KELELAWAR BAGAIMANA ya PROSESnya?
    PLease…
    Lagi BUTUH Banget untuk BAHAN SKRIPSI.
    Makasih neh Pak!
    WsLm.

    Komentar oleh Ridho — April 20, 2009 @ 3:11 am

  14. mdh2an mjd bhn renungan betapa dahsyat kasih sayang Sang Pencipta, dengan sistem pencernaan yang luar biasa rumit kita bisa makan enak tanpa bingung ngurus di dalamnya sampai buang kotorannya, tahu-tahu pengen pup aja, subhanallah ! tksh ilmunya !

    Komentar oleh euis sufi — Mei 12, 2009 @ 11:18 am

  15. pak,, ngga bisa lebih lengkap??
    oH iya.. datang ke blog saya yahhh

    Komentar oleh sriwimaja — Mei 15, 2009 @ 10:48 am

  16. makacih pak…..banyak membantu saya nyelesaiin tugaz

    Komentar oleh heni_ — Juni 19, 2009 @ 9:26 am

  17. MakaCi byk!
    SitUs ni bsa ngbntU Gw ngerjain tgs anatoMi!
    N ngapal buat uAs!
    Tq bgt. . .

    Komentar oleh Katrin — Juli 1, 2009 @ 12:36 pm

  18. Bagus

    Komentar oleh Rasydan — Agustus 13, 2009 @ 8:14 am

  19. wah jdy!! tmbah pnter nih!!

    Komentar oleh vilda — Agustus 25, 2009 @ 12:35 pm

  20. tq…cuy…
    so w bz lanjtn tgz from guru….
    mnrt w di sni lngkp oey…!!
    capcus cin…

    Komentar oleh Baby — September 6, 2009 @ 5:57 am

  21. Thanks, amat tertolong walaupun cuma bantuin tugas anak yang duduk di kelas 5 karena dia sibuk mencari dikoran-koran.

    Komentar oleh Samsuryani — September 28, 2009 @ 7:23 am

  22. mak nyuss…. very usefull

    Komentar oleh yiyin — Oktober 1, 2009 @ 1:55 pm

  23. Wah ngebantu banget qta2 yg du2k d’ banku SMP karna klo ada tugas tentang sistem pencernaan bsa buka aza sitesx hehehehehe……….. ;)

    Komentar oleh rusmin — Oktober 3, 2009 @ 11:49 am

  24. wihhh…bagusss..
    thank’s ya…tugas cy jd selesai..

    Komentar oleh raka — Oktober 9, 2009 @ 12:19 pm

  25. wahhhhhh jd lbh paham nih pak,,,,,
    tp klu bsa lebh lengkap lg ya pak……..

    Komentar oleh rana endah widyanti — Oktober 11, 2009 @ 5:02 am

  26. mantap. sangat lengkap informasinya bisa buat adik saya.

    Komentar oleh kursus bahasa inggris — Oktober 15, 2009 @ 11:43 pm

  27. makasih yach…!

    Komentar oleh rahma — Oktober 18, 2009 @ 12:07 pm

  28. hatur nuhun nyak……….
    thank’s a lot………..
    matur nuwun sanget nggih………….

    wassalam

    Komentar oleh kefayboriuz sakti — Oktober 20, 2009 @ 12:53 pm

  29. saya mau bertanya????
    alat pencernaan pada manusia apa aja yach???

    lagi butuh nich!!!!
    ada pr

    Komentar oleh shelvi — Oktober 21, 2009 @ 7:48 am

  30. saya mau bertanya pak!

    barapa jam makanan berada dilambung, terus di usus halus, di usus besar dan directum.

    Komentar oleh sukma yanti — Oktober 24, 2009 @ 2:43 pm

  31. Semoga bisa menjadi sesuatuu yg sangat berguna bagi anak-anak bangsa, karna aq mersa sangat terbantu dengan adanya ini thanks yach…

    Komentar oleh Alif ekacahya wahyudi — Oktober 25, 2009 @ 2:31 am

  32. hI,,,SEURM BUUUUUUUUANG

    Komentar oleh syila — Oktober 26, 2009 @ 1:08 pm

  33. teknologi dah sngt canggih.coba aja da macam2 tentang biologi,kimia,& fisika pasti anak2 smp/sma rajin belajar!!!! he…he…he…

    Komentar oleh siti apiyah — Oktober 28, 2009 @ 6:07 am

  34. tx yach,, nich ngebantu aku buat tmbh smngat bljr,, dan jdi tmbh gampang dech buat prx,,
    ::klo bsa saran,, mungkin hasil” yg lain dibuat dlm bentuk power point ajha biar klo presentasi lebih gampang dan mudah dipahami per slides nya,,, yach,, s’kali lagi tx yach,, :) (^^^) :D <(")

    Komentar oleh virgiani — Maret 30, 2011 @ 10:46 pm

  35. izin copas ya :D buat belajar makasih banyak ya :)

    Komentar oleh intan — Agustus 14, 2011 @ 9:42 am

  36. waaah…. gambar ini membuat aku menjadi pandai

    Komentar oleh ayudhia virga hapsari — Agustus 18, 2011 @ 5:08 am


Umpan RSS untuk komentar-komentar pada tulisan ini.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Tema: Rubric. Blog pada WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 74 pengikut lainnya.