Siklus Menstuasi,Kehamilan dan Persalinan


Siklus menstruasi terjadi pada manusia dan primata. Sedang pada mamalia lain terjadi siklus estrus. Bedanya, pada siklus menstruasi, jika tidak terjadi pembuahan maka lapisan endometrium pada uterus akan luruh keluar tubuh, sedangkan pada siklus estrus, jika tidak terjadi pembuahan, endomentrium akan direabsorbsi oleh tubuh. Umumnya siklus menstruasi terjadi secara periodik setiap 28 hari (ada pula … Lanjutkan membaca Siklus Menstuasi,Kehamilan dan Persalinan

CD Belajar Interaktif E- Learning Biologi SMP


DAPATKAN CD BELAJAR INTERAKTIF BERIKUT di http://kunchunx.com! : e-elarning-smp - Biologi E-Learning SMP Biologi Harga : Rp. 55.000 Keterangan: CD belajar ini adalah CD belajar Interaktif yang sangat membantu proses belajar mengajar Pelajaran Biologi. Tinggal diputar, CD ini akan menyajikan materi dengan cara menarik , lewat animasi , yang memudahkan pengertian dan meningkatkan pemahaman siswa. … Lanjutkan membaca CD Belajar Interaktif E- Learning Biologi SMP

Pemencaran Organisme


Makhluk hidup dapat menyebar dengan kisaran luas maupun sempit tergantung cara pemencarannya. Ada organisme yang tersebar luas (organisme kosmopolit) misalnya : kecoa dan lumut, ada pula yang hanya berada di suatu daerah tertentu (organisme endemik) misalnya : bunga Rafjlesia dan badak Jawa. Pemencaran Tumbuhan Ada 2 cara pemencaran tumbuhan, yaitu : 1. Pemencaran tanpa bantuan … Lanjutkan membaca Pemencaran Organisme

Penyerbukan dan Pembuahan


  Penyerbukan dapat terjadi dengan berbagai perantara : a. Perantara angin disebut anemogami, dapat terjadi bila butir serbuknya amat ringan, kecil dan kering. Contoh : pada pinus, damar, rumput-rumputan. b. Perantara air disebut hidrogami. Contoh : pada tanaman air. c. Perantara hewan disebut zoogami. Bila serangga Þ entomogami burung Þ ornitogami siput Þ malakogami kelelawar … Lanjutkan membaca Penyerbukan dan Pembuahan

Reproduksi Aseksual / Vegetatif


Individu baru (keturunannya) yang terbentuk mempunyai ciri dan sifat yang sama dengan induknya. Individu-individu sejenis yang terbentuk secara reproduksi aseksual dikatakan termasuk dalam satu klon, sehingga anggota dari satu klon mempunyai susunan genetik yang sama. Reproduksi aseksual dapat dibagi atas lima jenis, yaitu : 1. Fisi 2. Pembentukan spora 3. Pembentukan tunas 4. Fragmentasi 5. … Lanjutkan membaca Reproduksi Aseksual / Vegetatif

Indera Peraba (Kulit )


Kulit merupakan indra peraba yang mempunyai reseptor khusus untuk sentuhan, panas, dingin, sakit, dan tekanan. 1. Susunan Kulit Kulit terdiri dari lapisan luar yang disebut epidermis dan lapisan dalam atau lapisan dermis. Pada epidermis tidak terdapat pembuluh darah dan sel saraf. Epidermis tersusun atas empat lapis sel. Dari bagian dalam ke bagian luar, pertama adalah … Lanjutkan membaca Indera Peraba (Kulit )

Indera Pendengar (Telinga)


Telinga mempunyai reseptor khusus untuk mengenali getaran bunyi dan untuk keseimbangan. Ada tiga bagian utama dari telinga manusia, yaitu bagian telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam. Telinga luar berfungsi menangkap getaran bunyi, dan telinga tengah meneruskan getaran dari telinga luar ke telinga dalam. Reseptor yang ada pada telinga dalam akan menerima rarigsang bunyi dan … Lanjutkan membaca Indera Pendengar (Telinga)

Indera Penglihat (Mata)


Mata mempunyai reseptor khusus untuk mengenali perubahan sinar dan warna. Sesungguhnya yang disebut mata bukanlah hanya bola mata, tetapi termasuk otot-otot penggerak bola mata, kotak mata (rongga tempat mata berada), kelopak, dan bulu mata. 1. Bola Mata Bola mata mempunyai 3 lapis dinding yang mengelilingi rongga bola mata. Ketiga lapis dinding ini dari luar ke … Lanjutkan membaca Indera Penglihat (Mata)